Pendidikan Karakter merupakan salah satu Mata Kuliah wajib di perkuliahan saya, dan salah satu materi dan perkuliahan tersebut adalah Hormat Pada Orang lain. berikut ini merupakan contoh Makalah tentang Hormat Pada Orang lain yang mungkin bisa dijadikan referensi bagi para pembaca, semoga bermanfaat :)
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dewasa ini,
kita melihat banyaknya gejala sosial yang berlaku di segenap lapisan masyarakat
kita.Terlalu banyak sebab yang dapat dikaitkan sebagai punca berlakunya
gejala-gejala tersebut.Salah satu dari sebab-sebab ini ialah terkikisnya
nilai-nilai murni kesopanan dan rasa hormat-menghormati antar sesama yang
disemaikan agama dan budaya sejagat. Makalah ini akan menyentuh hanya satu
aspek budaya dan agama yang semakin hari semakin luput yaitu sikap saling
menghormati sesama manusia.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa saja bentuk-bentuk penghormatan pada orang lain?
2.
Apa saja hal yang menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan sesama?
3.
Bagaimana menunjukkan perilaku hormat, santun, dan peduli terhadap
sesama?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui bentuk-bentuk penghormatan terhadap orang lain
2.
Untuk mengetahui hal yang menunjukkan kepedulian terhadap sesama
3.
Untuk mengetahui bagaimana menunjukkan perilaku hormat, santun, dan
peduli terhadap sesama
4.
Untuk memenuhi tugas mata kuliah “pendidikan karakter”
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Bentuk-Bentuk Penghormatan pada
Orang Lain
Menurut Thomas lickona (2013:96)
bentuk-bentuk Penghormatan:
1. Hormatilah
diri sendiri.
Oleh karena Anda harus menghormati orang lain
seperti Anda ingin dihormati, sangatlah penting bahwa Anda menghormati diri
Anda sendiri sama seperti Anda bersikap hormat dan baik kepada orang lain.
·
Jika Anda mempunyai pemikiran yang
sepertinya mengatakan bahwa "Saya akan menjadi orang yang mementingkan
diri sendiri jika saya tidak memberikan seluruh waktu saya untuk membantu orang
lain" cobalah Anda bentuk lagi pemikiran ini agar kalimatnya menjadi seperti
ini "Dengan memberikan waktu kepada diri sendiri, saya akan bisa
memperhatikan orang lain dengan lebih baik."
·
Jika seseorang tidak menghormati
Anda, pertanyakanlah nilai hakiki Anda sebagai manusia, Anda berhak untuk
mempertanyakannya. Jika seseorang membuat pernyataan yang sifatnya
mendiskriminasi atau kejam, bicaralah. Katakan kepada mereka apa yang membuat
Anda merasa tidak dihormati dan apa sebabnya.
2. Dengarkanlah
dengan sungguh-sungguh.
Banyak
orang yang tidak mampu mendengarkan dengan baik, karena mereka mudah terganggu,
selalu memeriksa ponsel mereka, atau sibuk memikirkan apa yang selanjutnya
ingin mereka katakan. Belajarlah untuk bisa sungguh-sungguh mendengarkan pada
saat orang lain sedang berbicara.
·
Tataplah mata orang yang sedang
berbicara. Jangan biarkan pandangan Anda berkeliaran ke seluruh ruangan, atau
mereka akan merasa bahwa Anda tidak memperhatikan apa yang sedang mereka
katakan,
·
Berikanlah perhatian selama mereka
berbicara. Matikan dulu ponsel Anda, atau matikan nada deringnya, dan jika Anda
menyadari bahwa pikiran Anda teralihkan, mintalah mereka mengulang apa yang
baru saja mereka katakan agar Anda bisa kembali melanjutkan percakapan.
3. Jangan
mengganggu waktu dan keleluasaan pribadi orang lain.
Di jaman modern seperti saat ini, kita tidak
lagi mempunyai banyak waktu, jadi jika Anda sampai terpaksa mengusik
keleluasaan pribadi orang lain, pastikanlah bahwa hal ini memang benar-benar
harus Anda lakukan (misalnya karena rumahnya terbakar, atau ada kecelakaan).
·
Jangan mengganggu seseorang yang
sedang membaca di tempat umum, seperti di kedai kopi, dalam kendaraan umum, di
taman, terutama jika mereka sedang memakai penyuara telinga.
·
Jika Anda tinggal serumah bersama
orang lain, tanyakan terlebih dulu sebelum Anda mengundang serombongan orang
untuk berkumpul di rumah, dan mintalah persetujuannya.
4. Tanggapilah
gagasan orang lain dengan penuh perhatian.
Dengarkan
gagasan, pendapat, dan nasihat dari orang lain dengan pikiran yang terbuka.
Anda tidak harus setuju dengan mereka, tetapi berikanlah kesediaan Anda untuk
memikirkan apa yang mereka katakan.
·
Contohnya, jika seorang rekan kerja
menyampaikan kepada Anda sebuah gagasan yang menurut Anda sangat aneh, atau
tidak bisa diterapkan, berikanlah kesediaan untuk mendengarkan gagasannya dan
pertimbangkanlah pro dan kontranya. Anda mungkin akan terkejut.
·
Jika seseorang menyampaikan gagasan
yang tidak sopan atau menyakiti perasaan orang lain (misalnya mereka membahas
tentang ras atau seksisme) Anda tidak mempunyai kewajiban untuk mendengarkan
ucapan mereka dan jika Anda bisa, Anda harus menjelaskan kepada mereka bahwa
apa yang mereka katakan adalah pandangan-pandangan yang tidak pantas untuk
dibahas.
5. Jangan
mengganggu waktu dan keleluasaan pribadi orang lain.
Di jaman modern seperti saat ini, kita tidak
lagi mempunyai banyak waktu, jadi jika Anda sampai terpaksa mengusik
keleluasaan pribadi orang lain, pastikanlah bahwa hal ini memang benar-benar
harus Anda lakukan (misalnya karena rumahnya terbakar, atau ada kecelakaan).
·
Jangan mengganggu seseorang yang
sedang membaca di tempat umum, seperti di kedai kopi, dalam kendaraan umum, di
taman, terutama jika mereka sedang memakai penyuara telinga.
·
Jika Anda tinggal serumah bersama
orang lain, tanyakan terlebih dulu sebelum Anda mengundang serombongan orang
untuk berkumpul di rumah, dan mintalah persetujuannya.
6. Budayakanlah
perilaku yang baik.
Caranya
semudah mengucapkan "terima kasih" dan "tolong" pada saat
Anda meminta sesuatu dari orang lain. Cara ini menunjukkan bahwa Anda
menghargai waktu dan usaha yang orang lain berikan untuk menolong Anda dan
membuat mereka merasa dihormati.
·
Contoh lain dari perilaku yang baik
misalnya dengan tidak menyela sebuah pembicaraan. Jika ada yang harus Anda
sampaikan, tunggulah sampai Anda bisa menemukan waktu yang tepat untuk mulai
berbicara.
Menurut Zubaedim (2012:28) mengemukakan
bagaimana cara menghormati orang lain yaitu sebagai berikut:
1.
Hargai perbedaan
Ada banyak perbedaan pada setiap manusia, seperti
kondisi sosial ekonomi, pekerjaan dan peran. Misalnya, anak melihat tukang
sampah di depannya, kemudian ia merasa jijik dengan hal tersebut. Anak bisa
saja mengeluarkan kata-kata yang tidak baik.Nah, Mom bisa mengajaknya
berdiskusi mengenai profesi orang tersebut.Beri pandangan pada anak bahwa mengelola
sampah merupakan tugas mulia yang dijalankan oleh tukang sampah. Minta anak
untuk membayangkan apa yang terjadi jika tidak ada seorang pun yang mau
menangani sampah. Dengan demikian, diharapkan anak mampu berperilaku yang tepat
saat melihat tukang sampah
2.
Tumbuhkan rasa empati anak
Rumus sederhananya: jika orangtua berempati pada anak,
maka anak akan lebih mudah berempati pada orang lain. Hal-hal kecil yang bisa
Mom lakukan, ketika anak sedang belajar kemudian ia mengantuk, Mom sebagai
orangtua bisa memberikannya pengertian dengan berkata pada anak untuk
melanjutkan belajarnya esok hari. Mendengar hal itu, anak akan merasa
dimengerti dan dihormati sebagai pribadi
3.
Jangan lupa bilang “tolong” dan “terima
kasih”
Sering kali kita meminta anak untuk mengucapkan kata
“tolong” saat membutuhkan bantuan dan mengucapkan “terima kasih” saat sudah
diberikan bantuan. Sayangnya, kita kerap lupa mengucapkan kata-kata ‘sakti’
tersebut . Kata “tolong” dan “terima kasih” adalah kata-kata singkat, namun
penting untuk menunjukkan sikap hormat pada orang lain
4.
Biasakan untuk meminta maaf saat
melakukan kesalahan
Jika berjanji
pada seseorang untuk mengajak ke arena
bermain atau nonton bioskop, ia tentunya berharap janji itu akan ditepati.
Namun, suatu ketika orang tua membatalkannya dan tidak jadi pergi karena sedang
tidak enak badan misalnya.Hal yang dapat kita lakukan adalah meminta
maaf.kitaharus jujur mengakui bahwa diri kita tidak bisa menepati janji akan
menjadi ‘obat’ penghilang rasa kecewa.
B. Peduli Terhadap Kesehatan Sesama
Diantara kita, banyak sekali
yang sekiranya kurang memperdulikan keadaan jasmaninya, karena mereka
menganggap bahwa itu hal yang tidak penting.Bagi mereka, yang lebih penting
adalah penunaian amanah-amanah dengan sukses dan sesuai dengan aturan-aturan
yang telah diketahui.Kurang peduli terhadap jasmani atau fisik bisa seperti
tidak menjaga asupan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga seringkali tubuh
mudah terkena penyakit atau virus, kemudian tidak diobati dengan tuntas
sehingga menjadi penyakit yang begitu parah.(Sutrajo Adisusilo, 2013:65)
Kekurang pedulian yang
lainnya seperti tentang kebersihan tubuh.Kebersihan tubuh bisa seperti
kebersihan pakaian, rumah tempat tinggal, kamar pribadi, kebiasaan sehari-hari,
pergaulan di luar, dan lain-lain.Termasuk kurang peduli kepada penampilan,
misalnya memakai pakaian dengan warna yang mencolok, tidak serasi, memakai
pakaian tidak sesuai dengan waktunya atau acaranya dan jilbab yang tidak
rapih.Tetapi banyak pula muslimah yang memperlakukan tubuhnya secara
berlebihan, sehingga cenderung berperilaku boros, baik untuk pakaian yang
dikenakan, perawatan tubuh mereka, aksesoris perhiasan, dan lain sebagainya.(M.
AR. Gayo, 1990:34)
Sehingga pakaian muslimah
yang digunakan tidak seusai lagi dengan syar’i (penutup auratnya dengan tidak
tipis/menerawang/ketat, berwarna mencolok mata). Seorang muslimah yang
mensyukuri nikmat tubuhnya, tentunya akan senantiasa bersikap proporsional,
menjaga dan merawat fisiknya dengan baik. Menjaga asupan energi dari makanan
dan minuman dengan memilih yang halal, bersih, serta bergizi.Berolahraga dengan
teratur agar kesehatan tetap terjaga.Porsi tidur yang cukup dan berkualitas,
bukan kuantitas.Karena kebersihan merupakan sebagian dari iman, menjaga
kebersihan diri (kebersihan kulit, wajah, rambut, kuku, bau aroma tubuh) dan
lingkungan (kamar tidur, toilet, pekarangan rumah) merupakan beberapa hal yang
harus dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan seorang muslimah.(Doni
Koesoema, 2010:38)
Kesehatan wanita di masa
muda akan sangat berpengaruh bagi kehidupannya kelak jika telah berkeluarga.
Misalnya untuk kesehatan reproduksinya, kesehatan organ seksualnya, kekuatan
tubuhnya untuk hamil, menyusui, mengurus rumah tangga, dan aktif di masyarakat.
Dalam berpakaian pun senantiasa sesuai dengan syari’at, rapih, bersih, sehingga
menciptakan kesan yang baik di masyarakat, sebagaimana keharusan sosok wanita
muslim. Ini merupakan bagian dari wujud sebagai rasa syukur kita kepada Allah
SWT yang telah memberi kita nikmat hidup yang begitu berlimpah. (Doni Koesoema,
2010:62)
Selain itu, M. AR. Gayo
Mengatakan (1990:67) untuk menunjukan rasa kepedulian kita kepada kesehatan
sesama, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan misalnya :
1. Tidak Merokok Sembarangan
Semua orang, telah mengetahui dampak negatif rokok bagi kehidupan.Menurut
penelitian, bahwa kurang lebih 11.000 orang meninggal akibat rokok.Hal tersebut
terjadi karena setiap seseorang menyalakan sebatang rokok, setiap kali pula
seseorang tersebut terkena lebih dari 4.000 bahan kimia beracun yang
membahayakan.
Rokok mengandung 8 hingga 20 mg nikotin.Setelah dibakar, sekitar 25 persen
nikotin masuk ke dalam sirkulasi darah, dan dengan waktu 15 detik sampai ke
otak manusia.
Dengan demikian, penghisap asap sampingan (perokok pasif) memiliki risiko
yang lebih tinggi untuk menderita gangguan kesehatan
akibat rokok. Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun
menjadi korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap utama
yang diembuskan balik oleh perokok).Oleh karena itu, dapat dipahami mengapa
angka kejadian penyakit akibat rokok lebih tinggi pada perokok pasif daripada
perokok aktif. Dan bagi anak-anak di bawah umur, terdapat risiko kematian
mendadak akibat terpapar asap rokok.
2.
Menjaga Kebersihan
Permasalahan mengenai sampah merupakan hal yang sangat membutuhan perhatian
khusus karena sampah menjadi persoalan nasional. Kegagalan dalam pengelolaan
sampah berimbas pada menurunnya kualitas kesehatan warga masyarakat, merusak
estetika sekolah.,
Bahkan menurut ahli kesehatan, polusi sampah.mengakibatkan dampak buruk
yaitu pertama, terhadap kesehatan. Hal ini bisa mengakibatkan meningkatnya
penyakit infeksi saluran pencernaan, kolera, tifus, disentri, dll karena faktor
pembawa penyakit tersebut, terutama lalat, kecoa, meningkat akibat sampah yang
menggunung, khususnya meningkatnya penyakit di TPA, demam berdarah, dsb
Pembuangan sampah yang selama ini banyak dilakukan adalah dengan
ditumpuknya dipinggir jalan, sehingga dapat mengganggu lancarnya arus
transportasi, demikian juga dengan lingkungan sekolah kita yang kadang-kadang
kita semua tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah baik didalam
maupun diluar.
Apalagi kalau ada sampah‐sampah plastik yang tidak bisa diuraikan oleh tanah, akan mengakibatkan
menumpuknya sampah dan limbah. Disaat musim hujan tiba, saluran tidak bisa
menahan air yang deras dan akhirnya terjadilah pengikisan tanah atau teras dan
sangat tidak sanggup menahan tekanan air tadi dan lalu mencari daratan baru,
yang akhirnya meluap kepermukaan dan akan menyebabkan banjir.
Begitupun dampak dari sampah yang dibakar, mungkin pembakaran sampah di
pekarangan rumah lebih praktis, tapi dalam jangka waktu yang panjang cara
seperti ini sebenarnya merugikan individu yang bersangkutan, komunitas, dan
lingkungan secara keseluruhan. Polusi yang kelihatannya sedikit ini lama‐lama menjadi bukit, karena polusi
ini perlahan‐lahan akan membuat sebagian orang yang seharusnya hidup sehat menjadi
sakit, antara lain sakit gangguan pernafasan.
Perlu kita tahu bahwa lingkungan bersih atau tidaknya berdampak besar
bagi otak manusia. Karena oksigen berupa O2 yang dihirup
melalui paru – paru sebagian besar berfungsi untuk memperlancar peredaran
darah melalui saraf otak manusia. Hal inilah yang selalu dikhawatirkan oleh
manusia.Sehingga mereka dapat menjaga kebersihan lingkungan disekitarya.Oleh
karena itu peran masyarakat dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan dalam
rangka mewujudkan lingkungan yang bersih agar kita semua dapat terhindar dari berbagai
macam penyakit.
3.
Bahaya Alkohol
Alkohol adalah zat penekan susunan syaraf
pusat meskipun dalam jumlah kecil mungkin mempunyai efek stimulasi ringan.
Bahan psikoaktif yang terdapat dalam alkohol adalah etil alkohol yang diperoleh
dari proses fermentasi madu, gula sari buah atau umbi umbian.
Pengaruh alkohol terhadap tubuh bervariasi,
tergantung pada beberapa faktor yaitu :
- Jenis dan jumlah alkohol yang dikonsumsi
- Usia, berat badan, dan jenis kelamin
- Makanan yang ada di dalam lambung
- Pengalaman seseorang minum- minuman
beralkohol
- Situasi dimana orang minum
Euphoria ringan dan stimulasi terhadap
perilaku lebih aktif seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam
darah.Sayangnya orang banyak beranggapan bahwa penampilan mereka menjadi lebih
baik dan mereka mengabaikan efek buruknya. Resiko intoksikasi (”mabuk”) Gejala
intoksikasi alkohol yang paling umum adalah ”mabuk”, ”teler” sehingga dapat menyebabkan
kematian.
Penurunan kesadaran seperti koma dapat
terjadi pada keracunan alkohol yang berat demikian juga henti nafas dan
kematian. Selain kematian, efek jangka pendek alkohol dapat menyebabkan
hilangnya produktifitas kerja (misalnya ”teler, kecelakaan akibat ngebut).
Sebagai tambahan, alkohol dapat menyebabkan perilaku kriminal.70 % dari
narapidana menggunakan alkohol sebelum melakukan tindak kekerasan dan lebih
dari 40 % kekerasan dalam rumah tangga dipengaruhi oleh alkohol. Pengaruh
Jangka Panjang Mengkonsumsi alkohol berlebiha dalam jangka panjang dapat
menyebabkan :
- Kerusakan jantung
- Tekanan Darah Tinggi
- Stroke - Kerusakan hati
- Kanker saluran pencernaan
- Gangguan pencernaan lainnya (misalnya tukak
lambung)
- Impotensi dan berkurangnya kesuburan
- Meningkatnya resiko terkena kanker payudara
- Kesulitan tidur
- Kerusakan otak dengan perubahan kepribadian
dan suasana perasaan
- Sulit dalam mengingat dan berkonsentrasi.
4. Bahaya Narkoba
Narkoba (singkatan dari Narkotika,
Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika
dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun
disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku
seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi ) fisik dan
psikologis. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan
tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan
atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan
ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997).
Dari segi efek dan dampak yang ditimbulkan
pada para pemakai narkoba dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) golongan :
- Upper adalah jenis narkoba yang membuat si
pemakai menjadi aktif seperti sabu-sabu, ekstasi dan amfetamin.
- Downer adalah golongan narkoba yang dapat
membuat orang yang memakai jenis narkoba itu jadi tenang dengan sifatnya yang
menenangkan / sedatif seperti obat tidur (hipnotik) dan obat anti rasa cemas.
- Halusinogen adalah napza yang beracun karena
lebih menonjol sifat racunnya dibandingkan dengan kegunaan medis.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang
sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan
situasi atau kondisi pemakai.Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat
terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang. Dampak Fisik: Gangguan
pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan
kesadaran, kerusakan syaraf tepi. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah
(kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah.
Doni Kosoema mengatakan (2010:34) Upaya yang
dapat dilakukan untuk menanggulangi pecandu narkoba adalah:
1. Memberikan bimbingan dan penyuluhan serta bimbingan untuk
taat beragama serta patuh terhadap hukum kepada semua lapisan masyarakat secara
selektif dan prioritas.
2. Melaksanakan bimbingan serta menyalurkan kegiatan
masyarakat terutama generasi muda yang ada kepada kegiatan positif seperti
olahraga, kesenian dan lain-lain.
3. Melaksanakan kegiatan edukatif dengan sasaran
menghilangkan faktor-faktor peluang, pola hidup bebas Narkoba dan penerangan
secara dini terhadap penyalahgunaan Narkoba
C. Menunjukkan Perilaku Hormat, Santun, dan Peduli Sesama
1.
Perilaku hormat
Menghormati seseorang berarti melayani dengan penuh sopan,
memandang tinggi kepadanya dan menghargai kebaikannya. Sikap sebegini telah
lama digariskan di dalam syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dan melalui
contoh-contoh sikap Rasulullah SAW yang ditonjolkan kepada kita sejajar dengan
maksud sebuah hadis yang berbunyi: “Se
sungguhnya akhlak Rasulullah itu ialah seperti yang terdapat dalam
al Quran” (Riwayat Bukhari Muslim). Allah SWT menyuruh kita memandang kepada
Nabi Muhammad SAW sebagai contoh terbaik dalam kehidupan kita sebagaimana
firmanNya di dalam surah al Qalam ayat 4: “Dan bahawa sesungguhnya engkau (Nabi
Muhammad SAW) mempunyai akhlak yang amat mulia.” (Agus Wibowo & Sigit
Purnama, 2013:44)
Agama suci Islam telah memberi panduan yang jelas dalam aspek
menghormati sesama makhluk Allah sama ada menghormati sesama manusia mahupun
makhluk-makhluknya yang lain. Ini khususnya untuk memelihara hubungan yang baik
kerana keberadaan kita di muka bumi ini menuntut kerjasama yang telus buat
penakatan. Bahkan, lebih jauh lagi, menghormati sesama manusia mencakupi hormat
kepada yang tidak seusia iaitu antara yang muda kepada yang tua dan yang tua
kepada yang muda sebagaimana maksud hadis: “Barangsiapa tidak menaruh hormat
kepada orang yang lebih tua diantara kami atau tidak mengasihani yang lebih
muda, tidaklah termasuk golongan kami” (Hadis sahih riwayat Imam Ahmad dan
disepakati yang lain). (Agus Wibowo & Sigit Purnama, 2013:52)
Sebagai seorang mahasiswa kita wajib menghormati orang lain. Baik
itu pendapat, sikap, tingkah laku maupun keyakinan. Kita tidak boleh mencaci
maki keyakinan orang lain. Kita harus bisa menghormati keyakinan atau pendapat
orang lain. Ada pepatah yang mengatakan kalau kita mau dihormati, maka kita
harus menghormati dulu. Mungkin pepatah itu bisa dijadikan motivasi buat kita
aagar kita bissa menghormati orang lain. (Wahyudin Sumpeno, 2009: 45)
2.
Santun
Santun adalah satu kata sederhana yang memiliki arti banyak dan
dalam, berisi nilai-nilai positif yang dicerminkan dalam perilaku dan perbuatan
positif. Perilaku positif lebih dikenal dengan santun yang dapat
diimplementasikan pada cara berbicara, cara berpakaian, cara memperlakukan
orang lain, cara mengekspresikan diri dimanapun dan kapan pun. Santun yang
tercermin dalaman perilaku bangsa Indonesia ini tidak tumbuh dengan sendirinya
namung juga merupakan suatu proses yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah
bangsa yang luhur. (Thomas Lickona, 2013:54)
3.
Peduli Sesama
Kehidupan masyarakat sekarang ini bergeser menjadi lebih
individualis.Kebersamaan danm saling tolong-menolong dengan penuh ketulusan
yang dahulu menjadi ciri khas masyarakat kita semakin menghilang.Kepedulian
terhadap sesamapun semakin menipis.Konsentrasi kehidupan masyarakat sekarang
ini didominasi pada bagaimana mencapai mimpi-mimpi materialis. (Ngainun Naim,
2012:207)
Pergeseran kehidupan ini disebabkan oleh berbagai faktor.Salah
satunya adalah faktor perubahan sosial yang berlangsung secara
masif.Berhubungan dengan sesama manusia senantiasa penuh dengan
dinamika.Tidakselalu semuanya berjalan baik dan harmonis.Tidak jarang terjadi
perbedaan. Munculnya konflik dan kekerasan yang belakangan banyak terjadi di
daerah indonesia menunjukkan bagaimana perbedaan tidak dijadikan sebagai
potensi untuk membangun kekayaan khazanah hidup. Padahal perbedaan merupakan
bagian dari hukum tuhan yang tidak mungkin untuk dihindari.Oleh karena itu
perbedaan harus dijadikan sebagai sarana untuk memperjkaya kehidupan. (Muchlas
Sumani dan Hariyanto, 2011: 67)
Berkaitan dengan hal ini, penting merenungkan pendapat filsuf
Deeepak Chora.Beliau menyatakan “kalau kamu melayani sesama, kamu mendapatkan
balasan yang lebih banyak.Kalau kamu memberikan hal yang baik, hal yang baik
akan mengalir kepadamu.”Peduli sesama harus dilakukan tanpa pamrih. Tanpa
pamrih berarti tidak mengharapkan balasan atau pemberian apapun yang kita
lakukan kepada orang lain. Jadi saat melakukan aktivitas sebagai bentuk
kepedulian, tidak ada keenggenan atau ucapan menggerutu.(Toto Suharto, 2012:
59)
BAB III
PENUTUP
A.
kesimpulan
Sebagai
seorang, kita wajib menghormati orang lain. Baik itu pendapat, sikap, tingkah
laku maupun keyakinan. Kita tidak boleh mencaci maki keyakinan orang lain. Kita
harus bisa menghormati keyakinan atau pendapat orang lain. Ada pepatah yang
mengatakan kalau kita mau dihormati, maka kita harus menghormati dulu. Mungkin
pepatah itu bisa dijadikan motivasi buat kita aagar kita bissa menghormati
orang lain.
B.
Kritik dan Saran
Dalam makalah ini tentunya ada banyak
sekali koreksi dari para pembaca, karena kami menyadari makalah ini jauh dari
sempurna.Maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para
pembaca yang dengan itu semua kami harapkan makalah ini akan menjadi lebih baik
lagi.
DAFTAR
PUSTAKA
Naim,
Ngainun. 2012. Character Building. Yogjakarta: Ar-Ruzz Media
Suharto,
Toto. 2012. Pendidikan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: LKIS Yogyakarta
Samani,
Muchlas, dkk. 2011. Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya
Offset
pang. numpang kopas bang! makasih
ReplyDeleteok
Delete